Text
Materi Ekonomi Volume 4
Koperasi di Indonesia lahir sebagai gerakan ekonomi rakyat untuk mewujudkan taraf hidup sejahtera. Sebagai lembaga ekonomi koperasi berperan aktif dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan badan usaha milik swasta (BUMS), koperasi menjadi "tiga pilar perekonomian Indonesia".
Bagaimana koperasi dapat menjadi pilar perekonomian Indonesia? Menilik sejarahnya, gerakan koperasi Indonesia dirintis untuk mencegah rakyat dari jeratan rentenir. Dengan adanya koperasi, taraf hidup rakyat diharapkan semakin meningkat dan tidak bergantung pada rentenir. Ditunjang dengan kebersamaan
dan kekeluargaan dalam pengelolaan koperasi masalah yang dihadapi anggota koperasi dapat dipecahkan bersama. Aspek inilah yang menjadi keunggulan koperasi dibandingkan badan usaha lain.
Sebagai gerakan ekonomi rakyat koperasi ternyata mampu bertahan di tengah krisis ekonomi dunia. Untuk meningkatkan peran koperasi dalam era globalisasi ekonomi, pemerintah menerbitkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. Tujuan undang-undang tersebut agar koperasi berdaya guna sejalan dengan perkembangan perekonomian pada era global.
Untuk mengetahui seluk-beluk perkoperasian Indonesia, Anda dapat mempelajari Buku Referensi: Seri Ensiklopedia IPS Materi Ekonomi Volume 4 Perkoperasian. Buku ini menyajikan sejarah koperasi dan perkembangannya. Selanjutnya, diulas secara jelas mengenai pengelolaan koperasi, termasuk koperasi sekolah. Anda juga diajak memahami peran koperasi bagi perekonomian Indonesia. Dengan mengetahui seluk-beluk perkoperasian, Anda akan tergerak untuk memberdayakan koperasi di tengah ketatnya persaingan usaha.
| X02145 | 500/192/1.X/PSG.OnLy/Agu | OnLyPSG (A.2) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain